TUAN 1997 I



Tuan, jiwamu telah merasuki ragaku

Menghidupkan nyawa yang terikat dalam kalbu

Ragu ku tak mengganggu

Dan cintaku terlalu menggebu 

Tak ada hentinya pikiran ku terisi bayangmu

Melenggak-lenggok alunan suaramu layaknya lagu

Tuan, mencintaimu memang menyayat sukma ku 

Namun aku tak mampu mengusir dirimu

Tenang wajah mu tenggelam di netraku 

Terang batinmu menciptakan gejolak api yang bersemayam di sanubari ku

Desir angin membuat kau terbang ke arah ku

Belaian lembut aroma tubuhmu masih tercium 

Ku rasa kau tercipta saat Tuhan sedang tersenyum

Komentar